Senin, 28 Maret 2011

Mata Keranjang

Mata ini memang penuh dengan dosa
Selalu berhayal dan membayangkan yang indah-indah
Tak tahu arah tujuan pandang semua objek jadi sasaran
Dari wanita cantik sampai obral aurot yang terbelakang

Emosiku mendukung dengan semangat membaja
Kelopak mataku tak kuat untuk menghalanginya
Bola mataku semakin membesar mengincar mangsa
Alangah indahnya maksiat mata

Jemari alisku melambai-laibai mengikuti irama
Air matakupun ikut meramaikan suasana
Mimik wajahku cerah tanpa embel-embel rasa salah
Alangah indahnya maksiat mata

Haruskah aku menyekolahkannya demi mengurangi dosa
Ku akui ilmuku cuma setetes tinta bolpoint yang hampir sirnah
Kerjaannya mencoret-coret kertas putih yang tak bernoda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar